Call us on

  0812-9002-1967
Simply The Best ... Straight to The Point ... We Encourage You to The Peak ...
OHSAS 18001/ISO 45001
ohass1. Introduction

Setiap 15 detik, seorang pekerja meninggal karena kecelakaan atau penyakit karena kerja, dan 153 orang mengalami cedera yang berhubungan dengan pekerjaan. Ini merupakan suatu beban yang sangat besar untuk organisasi dan masyarakat secara keseluruhan. Angka di atas belum termasuk lebih dari 300 juta kecelakaan yang tidak menelan korban jiwa. Demikian Data yang berhasil dikumpulkan oleh ILO (International Labor Organization) pada tahun 2013.
OHSAS 18001 (Occupation Health and Safety Assessment Series) adalah Sistim Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Standar ini bertujuan untuk membantu perusahaan/organisasi mengendalikan risiko kesehatan dan keselamatan kerja sehingga diperoleh kondisi dan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Standar ini disusun untuk merespon kebutuhan akan standard keselamatan dan kesehatan kerja yang diakui secara internasional dan dapat diaudit dan disertifikasi. Sebelum standar ini diterbitkan, masing-masing negara dan organisasi memiliki standar masing-masing.

Standar ini disusun secara bersama-sama oleh beberapa lembaga standar nasional, badan sertifikasi dan konsultan spesialis terkemuka di dunia, mereka itu adalah :
* National Standards Authority of Ireland
* Standards Australia
* South African Bureau of Standards
* British Standards Institution
* Bureau Veritas Quality International
* Det Norske Veritas
* Lloyds Register Quality Assurance
* National Quality Assurance
* SFS Certification
* SGS Yarsley International Certification Services
* Asociaci Spa de Normalizaci Certificaci
* International Safety Management Organisation Ltd
* Standards and Industry Research Institute of Malaysia
* International Certification Services

Standar ini diterbitkan pertama pada tahun 1999 dan direvisi pertama pada tahun 2007. Sudah lebih dari 54.000 sertifikat diterbitkan di 116 negara untuk standard ini.
Selain standar OHSAS 18001 yang berisi persyaratan-persyaratan yang harus diterapkan ada pula standar OHSAS 18002 yang berisi panduan untuk implementasi. Sekarang ISO dalam proses penyusunan Standar ISO 45001 yang akan menggantikan standar ini. Rencananya standar yang baru tersebut akan diterbitkan di bulan Desember 2017,sekarang masih dalam tahap Draft International Standard (DIS).

2. Manfaat Penerapan OHSAS 18001.

 

ohhas

3. Perubahan OHSAS 18001 Menjadi ISO 45001:2016

Pada bulan Desember 2017 ISO akan menerbitkan standar ISO 45001 sebagai pengganti standard OHSAS 18001.
Perbedaan penting dari kedua standar itu antara lain :

a. Diterapkannya Struktur Standar Manajemen yang baru (High Level Structure Annex SL), dimana Standar ISO 45001 memiliki Susunan Klausul yang sama dengan standar manajemen lainnya Seperti ISO 9001 : 2015 dan ISO 14001 : 2015.

b. Adanya Klausul Konteks Organisasi (Klausul 4) yang mengharuskan perusahaan/organisasi untuk selalu mempertimbangkan isu-isu eksternal, internal dan Kebutuhan serta Harapan Pihak Berkepentingan.

c. Menuntut peran Leadership yang lebih besar dari pihak manajemen dalam menetapkan, menerapkan dan memelihara sistim manajemen keselamatan & kesehatan kerja.

d. Pemikiran Berbasis Resiko (Risk) pada ISO 45001 dibandingkan Bahaya (Hazard) pada OHSAS 18001.

e. Dalam ISO 45001 beberapa konsep mendasar diubah, seperti istilah risiko, pekerja dan tempat kerja. Ada juga definisi baru dari istilah-istilah seperti: monitoring, pengukuran & efektivitas. Sedangkan dalam OHSAS 18001 menggunakan istilah kinerja dan proses.

f. Perubahan Istilah yang digunakan, yaitu :
– Prosedur Terdokumentasi dan Catatan Mutu (Documented Procedure and Quality Records) menjadi Informasi Terdokumentasi (Documented Information).

4. Strategi Penerapan OHSAS 18001.

Untuk menerapkan OHSAS 18001 di suatu perusahaan/organisasi, maka diperlukan langkah-langkah berikut :
1. Manajemen Puncak sebagai pemimpin tertinggi perusahaan /organisasi telah menyatakan tekad atau komitmennya untuk menerapkan Sistim Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001. Hal ini sangat penting karena penerapan OHSAS 18001 akan melibatkan seluruh bagian/departemen dan seluruh lapisan karyawan, mulai dari presiden direktur sampai karyawan di masing-masing bagian. Kadang-kadang penerapan OHSAS 18001 juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, misalnya pembelian peralatan keselamatan & kesehatan kerja.

2. Perusahaan membentuk Team Khusus yang memiliki tugas untuk menerapkan standar ISO 14001 di seluruh bagian. Team ini umumnya terdiri dari perwakilan masing-masing departemen dan seorang kepala team. Team ini biasanya disebut sebagai Team Implementasi OHSAS 18001.

3. Team Implementasi ini akan membuat rencana kerja yang meliputi langkah-langkah sbb :
a. Pemahaman tentang standard OHSAS 18001, Undang-undang & Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
b. Menyusun SMK3 sesuai dengan Standar OHSAS 18001, termasuk di dalamnya melakukan Identifikasi Bahaya (Hazard) dan Penilaian Resiko serta pembuatan prosedur pemantauan & pengendalian bahaya & resiko K3 yang penting.
c. Menerapkan Prosedur yang telah ditetapkan.
d. Melakukan Internal Audit.
e. Melaksanakan Tinjauan Manajemen.
f. Mengajukan permohonan proses sertifikasi kepada Badan Sertifikasi.
g. Menjalani Audit oleh Badan Sertikasi.
h. Menindak lanjuti hasil temuan audit.
i. Perolehan sertifikat dari Badan Sertifikasi.

4. Setelah penyusunan Rencana Kerja tersebut maka Team Implementasi dapat mulai bekerja Sesuai dengan rencana yang telah dibuat. i. Perolehan sertifikat dari Badan Sertifikasi.

Proses pemahaman Standar OHSAS 18001 bisa menggunakan beberapa cara, diantaranya :
1. Membeli & mempelajari buku referensi dan standar OHSAS 18001.
2. Menggunakan jasa trainer/konsultan dari luar perusahaan.
3. Melakukan Bench Marking (studi banding) ke perusahaan yang telah menerapkan OHSAS 18001.
4. Kombinasi dari cara-cara di atas.
Cara mana yang paling sesuai tergantung pada pengalaman personel Team Implementasi. Bila ada anggota team yang memiliki pengalaman dalam menerapkan OHSAS 18001 mungkin tidak diperlukan kehadiran trainer atau konsultan dari luar perusahaan.

esuai tergantung pada pengalaman personel Team Implementasi. Bila ada anggota team yang memiliki pengalaman dalam menerapkan ISO 14001 mungkin tidak diperlukan kehadiran trainer atau konsultan dari luar perusahaan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Proses Implementasi , Sertifikasi atau Penyesuaian Sistim Manajemen Mutu ke standar yang baru ISO 9001:2015, PT Global Adhitama Sinergi menyediakan Buku-buku Referensi, Jasa Pelatihan dan Konsultasi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda dengan biaya yang sangat ekonomis.

Untuk Informasi lebih lanjut :

Silahkan hubungi kami di
HP/WA : 0812-9002-1967 atau email kami : mastering279@gmail.com